Sunday, October 20, 2019

Rihlah Habib Umar bin Hafiz - Monas Indonesia, 24 September 2019

Bismillah.

Demikian transkrip ucapan Habib Umar bin Hafiz seperti yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Sayyid Jindan bin Naufal dan Habib Soleh bin Yusuf Al Jufri, di Jakarta, pada 24 September 2019. Transkrip ini saya sediakan sedaya-upaya saya berdasarkan rakaman video oleh Nabawi TV Indonesia. Saya mohon maaf dan teguran jika terdapat kesalahan. 

Secara peribadi saya berpendapat inilah satu-satunya tausiyah yang perlu kita dengar dan ikuti, jika ditakdirkan hanya sekali sahaja telinga dan mata kita ini diberi kesempatan untuk ditarbiyah selama hidup kita. Hati tersentuh di kala guru mulia Habib Umar berkata bahawa kita mempunyai rancangan untuk sama-sama berkumpul di alam barzakh dan mengikuti perjalanan di akhirat sehinggalah kita semua masuk ke Syurga. Justeru, jangan ada di kalangan kita yang tertinggal.

Oleh kerana tausiyah ini agak panjang, maka saya akan membuat posting yang berasingan untuk terjemahan Bahasa Inggeris bi-iznillah.


***




Alhamdulillah segala puji shukur kita panjatkan kepada Allah. Pujian yang utama yang mulia yang patut bagi Allah subhanahu wa taala. Dan keagungan kurniaNya dan keagungan pemberianNya.

Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Di tanganNyalah segala urusan dan segala perkara semuanya kembali kepada Allah. Dan tidak ada yang paling lazat melainkan kalau kita bisa memahami ruh kita tentang itu. Dan tidak ada yang lebih mulia di sisi Allah dari sekelian makhuk melebihi Nabi Muhammad salallah alaihi wasalam. Dan dengan kebesaran keagungan Allah dan dengan keagungan Nabi Muhammad kita dikumpulkan.

Siapa gerangan yang mengumpulkan kalian?
Siapa yang mendatangkan kalian?
Siapa yang memberi taufik untuk kalian hadir?
Siapa yang menghadirkan kalian di tempat ini?

Seandainya seluruh penghuni bumi berupaya untuk menghadirkan seseorang yang Allah tidak mahu dia hadir di sini, maka tidak akan dapat orang itu hadir.

Maka Allah swt dengan ZatNya dan DiriNya yang menghadirkan kalian semua. Allah yang Maha Agung mendatangkan kalian ke sini. Benar bahawa dengan Allah yang maha esa lah yang menghadirkan kita.

Semua yang mengalir dalam benakmu dari tekad untuk hadir dan kekuatan yang ada pada tubuhmu hingga kau dapat hadir, semuanya adalah dengan izin dan kemahuan Allah dan kehendakNya. Dialah Allah swt yang menghadirkan kalian dengan kurniaNya.

Mengapa Allah menghadirkan kalian di sini?
Kenapa kalian didatangkan di tempat ini?
Ini adalah rahsia-rahsia kehendak dan kekuatan Allah.
Dan inilah rahsia-rahsia dari kehendak Allah swt di tengah-tengah manusia.
Dan apa yang dilakukan oleh Allah tidak ada yang sia-sia.
Dan tidak ada yang dikehendaki oleh Allah swt sia-sia.

Mengapa Allah menghadirkan kalian? Kenapa kalian didatangkan di tempat ini? Dia sendiri yang Maha Agung - Allah taala.

Walaupun saat engkau datang di sini diarak oleh malaikat-malaikatnya sebab kalian mendatangi majlis ilmu, akan tetapi semuanya adalah taufik dan izin dari Allah taala.

Allah swt yang sangat agung yang tidak akan difahami keagunganNya yang begitu besar telah menghadirkan kalian di majlis ini.

Apakah engkau dapat membayangkan ini?
Apakah kalian bisa merasakan hal ini?
Apa hikmah dari Allah yang maha besar?
Kenapa kalian didatangkan di tempat ini?
Dan Allah Dia lah yang mendatangkan kalian.

Siapa itu Allah?
Allah yang menghadirkan manusia yang terdahulu dan yang akan datang, semuanya di panggung kiamat. Maka akan dibahagi dua kelompok. Kelompok yang ada di dalam Syurga dan kelompok yang ada di neraka.

Dan ahli syurga adalah kelompok-kelompok dan jamaat-jamaat. Dan penghuni neraka, mereka gelombang demi gelombang, kelompok demi kelompok. Apakah kelompok-kelompok ini? Dan apakah jemaah-jemaah ini?

Yang menghadirkan mereka di dalam kelompok-kelompok di dunia, Allah taala kumpulkan mereka di padang kiamat. Dan kelompok yang ada di dunia ini akan dibahagi dua. Mereka yang kelompok sebagai ahli syurga dan kelompok yang lain sebagai ahli neraka.

Sebuah perkumpulan yang tidak memiliki tujuan dan misi, dalam harta, ataupun hal-hal yang fana, ataupun apa pun hal-hal duniawi; bagaimana kira-kira pendapatmu dengan kumpulan yang semacam ini?

Dan orang yang hadir dengan benar-benar setulus hati; bagaimana nanti mereka dihadirkan dari orang-orang yang sangat tinggi darjatnya di sisi Allah. Yang menghadirkan kita adalah yang Maha Agung. Dan maksud tujuannya dan rahsia yang terkandungnya sangat agung.

Maka intropeksilah bagaimana kita bersungguh-sungguh menjalankan dengan kesungguhan agar kita mencapai hal-hal yang agung yang disiapkankan oleh Allah yang maha agung.

Ajakan-ajakan dari hawa nafsu dan ajakan-ajakan dari syaitan, dari manusia dan jin, mereka akan mengajak kepada kelompok-kelompok yang menjadikan kita rendah dan hina.

Di antaranya adalah kumpulan-kumpulan nyanyian dan lagu-lagu dengan lirik-lirik yang tidak baik. Demikian pula perkumpulan yang memandang pandangan yang sangat menghinakan dan telanjang. Ataupun juga kumpulan dalam rangka menghina dan merendahkan ayat-ayat Allah. Demikian pula perkumpulan yang dilakukan dengan menghinakan hamba-hamba Allah atau membahayakan hamba-hamba. Atau pun perkumpulan yang bertentangan dengan shariatnya Allah. Dan itulah  perkumpulan yang akan menjadikan mereka kelompok, menjadi penghuni neraka syair di hari kiamat.

Sesungguhnya Allah yang membuat kalian berpaling menghindar dari kumpulan-kumpulan yang buruk itu semua, dan mendatangkan kalian di perkumpulan yang baik ini semata-mata anugerah dari Allah taala.

Maka benar-benarlah kalian dalam menghadirkan hati kalian bersama Allah. Sebab di hari kiamat kelak tidak ada yang bisa memberi manfaat kecuali kesungguhan dan ketulusan kita.

Allah berfirman: inilah hari yang akan bermanfaat orang-orang yang sungguh-sungguh dengan kesungguhannya. Bagi mereka Syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka akan kekal abadi selama-lamanya. Allah redha atas mereka dan mereka redha kepada Allah.

Allah redha kepada mereka dan mereka redha kepada Allah. Hadirkan hatimu dan renungi kalimat ini. Allah redha kepada mereka. Dan mereka redha kepada Allah.

Allah redha kepada mereka dan mereka pun redha kepada Allah. Itulah keberuntungan yang agung. Inilah keberuntungan yang agung.

Ya Allah jadikan kami dan semua yang hadir di perkumpulan ini dan semua yang mendengarkan acara ini termasuk orang-orang yang memperolehi keuntungan yang besar. Ya Allah jadikanlah orang yang hadir dan orang yang mendengarkan, dan siapa saja mereka mendapatkan kejayaan yang agung.

Sesungguhnya kerajaan langit dan bumi milik Allah dan segala isinya. Dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Wahai Allah Tuhan kami, pemilik kerajaan langit dan bumi dan segala isinya. Dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Jadikanlah kami semua yang hadir di sini dan para pendengar acara ini dan orang-orang yang membela hal ini, semuanya sebagai orang-orang yang beruntung.

Kalian telah diberi taufik untuk hadir dan kalian diberi kekuatan taufik untuk berdoa. Dan kalian telah keluar di jalan Allah. Dan telah ada hadis sohih sesungguhnya Nabi Muhammad saw bersabda. Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka dia berada di jalan Allah hingga dia kembali ke rumahnya.

Dan kamu semuanya telah belajar. Dan kalian telah mendengar. Dan kalian telah berzikir dan kalian diingatkan dan mengingat Allah. Kamu telah membaca tasbih dan memuji Allah swt dan membaca: La ila ha illallah. Dan kalian bersama-sama memberi salam atas Nabi Muhammad. Dan kamu berselawat kepada beliau. Dan kalian memanggil berdoa kepada Allah. Dan kalian berharap kepada Allah. Dan kalian mengemis kepada Allah. Dan kalian memiliki maksud kepada Allah. Dan kalian munajat kepadaNya. Dan kalian berbicara kepada Allah.

Dan Allah lebih dekat kepada setiap individu dari kita lebih daripada urat lehernya sendiri. Maka sungguh-sungguhlah kalian dalam bertawajjuh kepada Allah. Dan bertekadlah dengan tekad dan kesungguhan untuk kalian sentiasa taat kepadaNya. Dengan hati- hati kalian dan dengan seluruh anggota tubuh kalian. Dan ini adalah lambang kesungguhan bersama Allah.

Setelah kalian mendapat kenikmatan yang begini agung, janganlah kalian mahu diajak oleh godaan hawa nafsu dan syaitan untuk berbuat maksiat dan dosa. Tidak dengan hati mahupun dengan anggota tubuh kalian. Anggota tubuh yang telah dianugerahkan Allah kepada kalian. Maka jangan kalian menentang kepada Allah dengan menggunakan nikmat ini.

Wahai Zat yang menciptakan mata. Wahai Allah yang mengetahui khianat-khianat yang dilakukan oleh lirikan mata. Ampunilah daripada mata kami dan para hadirin yang telah terpeleset berbuat pandangan yang buruk. Dan jagalah mata ini di sisa umur kami. Janganlah digunakan mata ini untuk kemaksiatan. Jangan Kau hinakan mata kami dengan kemaksiatan dan kesalahan.

Ya Allah, persiapkan mata kami ini untuk bisa memandang wajah-wajah para Nabi. Dan para wali-wali. Dan orang-orang soleh dan para wali-wali Allah. Dan orang-orang yang mati shahid di jalanMu. Dan untuk bisa memandang Syurga. Agar mata ini dimuliakan hingga dapat melihat wajahMu yang mulia. Jagalah mata kalian. Kita punya rencana untuk kumpul bersama di akhirat.

Bersiap-siaplah untuk bisa kumpul di tempat sana. Apakah engkau tercegal dari berkumpul di akhirat gara-gara sesuatu yang kecil seperti hand phone? Atau pandangan yang hina?

Aku sungguh khuatir terhadap engkau wahai saudaraku. Renungkanlah dan fikirkanlah. Pemikiran ini yang merupakan intisari ibadah. Janganlah engkau hilangkan hal yang agung, gara-gara hal yang kecil.

Jangan kalian kehilangan kesempatan untuk mendampingi Nabi Muhammad sang pemberi peringatan dan khabar gembira. Dan bersahabat bersambung kepada manusia yang bercahaya.

Bersungguh-sungguhlah kalian kepada Allah. Tinggalkanlah khianat-khianat mata. Jangan sekali-kali kamu melihat kepada seorang Muslim dengan pandangan yang merendahkan. Janganlah memandang dunia dan segala perhiasannya dengan keagungan. Jangan pernah mengagungkan kekafiran, kefasikan, kejahatan. Dari arah kalian  dengan cara  bersenang-senang ataupun memuji daripada hal-hal yang hina tadi. [Jangan] Agungkan segala keburukan kerana itu kezaliman yang dahsyat. Atau disebabkan kerana rasa dari sisi kerana itu merupakan kesialan yang terbesar.

Janganlah kalian mengagungkan kecuali dengan shi'ar-shi'arnya Allah. Dan shi'ar-shi'ar Allah adalah lambang-lambang agama. Dan lambang agama yang paling besar adalah para Nabi dan para Rasul. Dan Kaabah yang mulia. Dan Al-Quran yang agung.

Ambil bahagian mu dari al-Quran. Dan hendaknya kalian berdiskusi dan merenungkan al-Quran.  Jangan memboikot kitab Allah. Jangan kalian jauh dengan kalam Allah. Sebab itu adalah cahaya. Dan di dalamnya kurnia dan banyak kebaikan. Dan solat lima waktu merupakan shi'ar-shi'ar Allah yang terbesar juga. Dan kalian tadi telah diingatkan untuk menjaga solat lima waktu. Serta melaksanakan solat lima waktu berjemaah. 

Orang yang solat dengan siwak sesungguhnya 70 kali lipat dibanding dengan orang yang solat tanpa bersiwak. Apakah mereka mengajar mendoktrin kita untuk memiliki daripada benda-benda elektronik yang baru-baru tapi kita tidak didoktrin untuk mengunakan siwak.

Hendaklah kalian betul-betul menghindarkan untuk menjadi pengikut-pengikut yang hina. Dan segala hal yang tidak dicintai oleh Allah yang maha besar, maka ia adalah sesuatu yang hina.

Renungkanlah bagaimana sifat-sifat manusia yang tertinggi yang dahulu. Allah taala berfirman, dalam sifat mereka. Sesungguhnya Allah swt telah memberi kecintaan iman dan menghiasi di dalam hati-hati kalian.

Dan Allah membuat kalian benci kepada kefasikan, kekafiran dan kejahatan. Merekalah orang-orang yang telah mendapatkan petunjuk. Anugerah dan nikmat dari Allah.

Sesungguhnya Allah maha mengetahui dan maha bijaksana. Ya Alimu Ya Hakim. Wahai yang maha mengetahui dan penuh hikmah. Tetapkanlah kenikmatan dan kurnia. Sebagaimana telah Engkau berikan kepada para pendahulu kami dari sahabat-sahabat Nabimu dan keluarganya. Dan kumpulkanlah kami bersama kelompok mereka.

Dan kukuhkan langkah kami di tarikat dan jalan mereka. Sesungguhnya di alam ini banyak fikiran-fikiran yang akan mengajak kita menyeleweng daripada jalan-jalan mereka. Dan pemikiran-pemikiran ini disodorkan dijejalkan kepada anak-anak kita dan kaum wanita kita untuk mengikuti jalan dan metode mereka. Dan mereka tidak menciptakan dan mereka bukanlah menjadi tujuan kita.

Sungguh orang yang bodoh, yang tergelincir adalah yang mengekor kepada mereka. Menghilangkan daripada melaksanakan perintah-perintah sang Pencipta. Dan dia meninggalkan kesempatan untuk mengikuti kekasih Allah swt, manusia pilihan Nabi Muhammad s.a.w. Tidaklah mungkin orang akan bisa mencapai kemuliaan tanpa dengan mentaati penciptaNya.

Dan sungguh banyak ragam gambaran-gambaran yang memberikan manfaat, itu terjadi kepada kaum Mukminin. Tetapi hakikat yang sesungguhnya kemuliaan dimiliki oleh orang-orang yang beriman. Sebagai mana hakikat gambaran duniawi ini, segala nikmat pada hakiktnya, kenikmatan sebenar yang hakiki hanyalah kaum Mukminin saja.

Miliknya Allah swt kemuliaan dan keagungan kepada Rasul dan orang-orang yang beriman. Namun orang-orang yang munafik tidak menyedari hal ini.

Ya Allah berikan pelajaran hati-hati ini. Jangan sisakan di hati ini setitik pun sifat kenifakan. Ataupun kebodohan yang menjadikan kita akan termasuk dalam golongan orang-orang munafik.

Muliakanlah kami dengan ketaatan kepada Mu. Dan kami bisa merendahkan diri kami di hadapan Engkau. Perkumpulan ini dengan segala bentuknya nampak di muka bumi. Tetapi mutiara dan berlian yang sesungguhnya nanti berada di langit. Meraih keredhaan dan kemuliaan dengan redhanya Allah pencipta langit dan bumi.

"Saksikanlah wahai malaikat-malaikat Ku, sesungguhnya Kami Allah telah mengampuni mereka semuanya." Ini adalah berita yang disampaikan oleh Nabi Muhammad s.a.w. dari Allah yang maha benar Jalla Jallaluh.

Namun lihatlah, renungi sebuah pemikiran yang murni yang kami sebutkan ini agar kalian tahu apa tujuan daripada majlis ini. Jagalah anggota tubuh kalian dari maksiat Allah. Jangan kalian lepaskan lidah kalian untuk mengucapkan hal-hal yang diharamkan Allah. Daripada kalian melaksanakan ghibah ataupun mengadu domba ataupun menguncing kepada orang, gantikan dengan berzikir kepada Allah. Dan berselawatlah kepada Nabi Muhammad.

Dan nasihatkanlah kepada orang-orang Muslim. Dan berikan juga nasihat kepada orang-orang non-Muslim, mungkin dengan berkat nasihatmu, Allah berikan dia hidayat dari kekufuran menuju keIslaman.

Bahawa siapa yang dengan sebabnya akan mendapatkan hidayah satu orang, itu lebih mulia lebih baik daripada unta-unta yang merah. Maka jadilah kalian tentera-tentera yang mengabdi untuk Allah. Supaya kalian menjadi tentera-tentera pengikut Rasul dan para Nabi.

Mereka adalah pemenang sejati di dunia dan akhirat. Dengarkanlah firman Allah. Dengar firmannya Allah. Bukan ucapan-ucapan orang yang rendah. Bukan ucapan orang yang suka menghalang cara orang pemifikir [?]. Dan bukan ucapan manusia. Ucapan Allah.

Sesungguhnya kami akan menolong Rasul-Rasul kami dan orang-orang yang beriman yang bersamanya. Di dalam kehidupan duniawi dan saat di hari kebangkitan. Di hari yang tidak ada manfaatnya orang-orang yang zalim ketika mereka meminta uzur.

Berapa banyak pemimpin-pemimpin duniawi, kelak di akhirat kamu lihat dia menangis menggerun. Kamu akan lihat orang-orang yang millionaire nanti di akhirat  mereka akan menangis dalam keadaan sedih dan susah. Berapa banyak orang-orang di akhirat, yang dulu di dunianya ketika dia muncul, orang bertepuk tangan, di akhirat dia minta maaf tetapi tidak dimaafkan.

Hari di mana orang-orang yang zalim tidak akan diterima permintaan maafnya. Atas mereka laknat dan tempat tinggal yang busuk. Sesungguhnya telah tercatat dan kami tetapkan kepada hamba-hamba kami yang menjadi utusan.

Mereka adalah orang-orang yang dibela dan dimenangkan Allah. Sesungguhnya tentera-tentera  Kami lah yang pasti akan menang. Ini ucapan Allah. Yakinlah dan pegang teguhlah.

Sungguh dengan segala kerusuhan, kekacauan, kemelut yang ada di dunia ini tidak berlalu tahun- tahun melainkan semua orang yang mendustai dan berbuat jahat akan bertekuh lutut dan menjadi hina. Dan tidaklah orang yang dihancurkan dan dihinakan kecuali kerana mereka telah menyeleweng dari pencipta langit dan bumi.

Jadilah kalian pasukannya Allah. Maka kalian akan mendapatkan kecintaan Allah dan dekat dengan Allah. Dan lihat dan renungi peninggalan Rasul s.a.w. Iaitu sambungan-sambungan silsilah dari kesan-kesan dakwahnya dan shariatnya beliau.

Hingga, hati dan sanubari Sayyid Munzir Al-Musawa terkait untuk terhubung dengannya. Dan akhirnya beliau mengawali dengan mengikuti dan menteladani. Beliau mengikuti dan berpegang teguh terhadap para guru-gurunya. Mengambil sebuah amanah untuk menyambungkan makhluk dengan penciptanya. Memulai majlis dari jumlah yang sangat sedikit. Dan akhirnya masuk cahaya-cahaya di dalam hati orang yang mendengarkan. Hingga berubah orang yang lupa menjadi ingat. Orang yang ahli maksiat akhirnya taubat dan menjadi orang yang taat. Dan mereka pun juga melanjutkan perjalanannya. Maka kalian ini merupakan tanda-tanda dari hubungan kalian dengan para pewaris Nabi Muhammad s.a.w.

Kita kumpul di sini, ketenteraman, kedamaian Allah taala turunkan di majlis kita. Dan kalian diingati para penduduk langit, lebih besar daripada diingati penduduk bumi. Dan sungguh, buah daripada majlis ini sangatlah besar esok di hari kiamat.

Ketika diserukan pembawa hukum nanti di hari kiamat. Dipanggil oleh Allah taala: "Di mana gerangan orang-orang yang saling mencintai kerana Aku? Siapa yang saling duduk-duduk kerana Aku Allah? Di mana gerangan orang yang saling berziarah kerana Aku? Siapa yang saling bantu membantu kerana Aku? Pada hari ini Aku naungkan mereka di bawah naungan arashKu, hari yang tiada tempat bernaung melainkan tempat yang Aku siapkan." 

Semoga kita disambungkan kepada mereka. Dan masukkan kami di barisan mereka. Maka jadilah tentera-tentera Allah. Dengan mengajak selain kalian, ajak mereka kepada Allah.

Sucikan dan bersihkan rumah-rumah kalian dari program-program musuh-musuh Allah. Lihat dan perhatikan hati sanubari. Sucikanlah hati kalian dari hal-hal yang tidak disukai oleh Allah taala. Dan jaga anggota tubuh kalian yang tujuh: mata, telinga, lisan, perut, kemaluan, tangan, dan kaki. Jangan kalian gunakan itu semuanya kecuali untuk mentaati Allah.

Sungguh Allah telah memberikan anugerah kepada kalian dengan nikmat Islam dan iman. Dan di tengah-tengah kalian, sudah dijadikan orang yang beriman dan Islam, kalian berada dalam kelompok Ahli Sunnah wal Jamaah. Tidak ada kesesatan, kejahatan dan kebidaahan yang dilakukan dalam apa yang kalian tempuh.

Yang mana kita jauh dari hal-hal mencaci-maki sahabat atau mencaci-maki keluarga Rasulallah. Dan jalan yang kalian tempuh tidak ada istilah mengkafirkan kepada sesama kaum mukminin ataupun juga merendahkan mereka ataupun menghalalkan darah Muslim lain. Bukan pula program yang merubah kurikulum manhaj Allah dengan mengambil kurikulum atau pengaruh-pengaruh dari orang-orang kafir. Kalian menempuh dari mahzab ahli sunnah dalam fikihnya mahzab Imam Shafie. Dan memiliki mahzab yang satu dalam akidah iaitu mahzab Imam As-Shaari. Dan kalian menempuh daripada kesucian hati dan kebersihan dan mahzab ehsan, yakni mahzab dan perjalanan para ahli tasawuf.

Maka kalian tetapkan hidup kalian dengan hal yang seperti itu. Hingga dengan hal yang semacam ini kalian menghadap Allah. Maka kita akan kumpul nanti di alam barzakh. Dan kita berkumpul di padang kiamat. Di bawah bendera hamd, di telaga Rasulallah dan ketika kita meniti jambatan sirat dan tatkala masuk Syurga. Dan kita akan mendapatkan semuanya dalam Syurga. Dan di saat kita menatap wajah Allah yang mulia.

Kumpulkan kami semuanya ya Allah, yang maha Rahman dan Rahim. Dan jadikanlah kami di barisan tersebut wahai yang maha Pemurah. Ya Allah, sungguh permintaan ini besar dan semua perkumpulan ini banyak. Dan dosa kami banyak dan besar. Akan tetapi walaupun kami banyak dosa, dan banyak permintaan kami dan juga banyak jumlah ini, tetapi harapan kami besar dan engakaulah Zat yang  pasti akan memberikan kami dengan keagunganNya. 

Wahai Allah, sesungguhnya besarnya dosa kami dan besarnya permohonan kami, serta banyaknya kami yang hadir di sini, tidak menghalangi kami untuk bersungguh-sungguh berharap akan anugerahMu yang luas. Tiada Zat yang bisa mengampuni yang besar kecuali Zat yang maha agung juga.

Tidak ada yang bisa memberikan permohonan dan permintaan yang besar kecuali yang maha besar. Dan semua yang besar dan agung akan merasa rendah dan hina di depan Zat yang maha agung. Berharaplah kepada Allah. Dan benar-benar sungguh-sungguhlah kepada Allah dan mintalah kepadaNya.

Cuba renungkanlah dan pandanglah bagaimana Habib Sayyid Ali bin Abdul Rahman bin As-Saggaf dengan kondisi yang sepuh, dan sakit seperti ini, beliau hadir di tengah-tengah kita. Apa gerangan yang mendatangkan dan memanggil beliau untuk hadir? Kerana beliau faham tentang hakikah. Dan mencari yang mahal dan yang agung. 

Dan ulama-ulama itu merupakan cahaya bagi kalian. Semoga Allah taala panjangkan umur beliau dalam afiah dan sihat. Dan mudah-mudahan kita diberi kemanfaatan besar dari ulama-ulama dan orang-orang soleh yang masih hidup di tengah-tengah kita.

Dan orang alim, kalau engkau lihat, engkau akan ingat kepada Allah. Dan apabila kamu mendengarkan ucapannya, kalian akan bertambah iman kalian. Dan kalau engkau duduk dengan orang alim akan bertambah khusyukmu kepada Allah.

Itulah orang alim yang sebenar-benarnya. Dan itu adalah lentera. Dan itulah sebab turunnya rahmat. Dengan semakin berkurangnya orang-orang ulama semacam ini maka akan semakin mundur keadaan umat.

Telah kita kehilangan bangsa Indonesia, dua cahaya yang sangat besar, bahkan dua rembulan yang sangat tinggi: Al Habib Husin bin Abdullah As-Saggaf dan Shaykh Maimun Zubir. Dan bersama mereka pun banyak juga yang meninggal dari para ulama dan solehin. Mudah-mudahan Allah beri rahmat dan angkat darjat mereka. Dan Allah taala lahirkan InshaAllah, para penerus mereka di Indonesia dan di seluruh penjuru dunia. Dan mudah-mudahan kita bisa mendapatkan kemanfaatan dari ulama-ulama yang masih hidup. Dan Allah Taala giring kita kepada hal-hal yang membawa kebaikan.

Dan mudah-mudahan Allah berikan tawfik kepada Gabenor Anis Baswedan. Agar Allah taala tambahkan kesungguhannya kepada Allah. Diberi pertolongan oleh Allah sehingga bisa menjalankan kebaikan dan perbaikan. Semoga Allah memperbaiki keadaan pemimpin dan rakyat. Demikian pula pemimpin dan orang yang dipimpin. Dan pemerintahan serta semua bangsa. Dan Allah tidak akan mengiring terhadap mereka syaitan untuk memprovokasi dan memecah belah mereka.

Semoga dijaga hati kita, selamatnya hati kita kepada benci dengan yang lain. Dan dijadikan setiap individu dari kita, sebab untuk menyebarkan rahmat kasih-sayang satu sama lain.

Janganlah kita dijadikan untuk jadi sebab terjadinya kejahatan dan keburukan di tengah-tengah masyarakat Islam. Sebaik-baik manusia, yang paling manfaat bagi manusia lain. Tidak ada yang lebih jahat setelah perbuatan shirik melebihi daripada menimbulkan mudarat dan gangguan kepada manusia lain.

Dan kita juga akan berdoa kepada seorang yang soleh yang meninggal dunia di Yaman: Habib Abu Bakar bin Husin bin Abdillah Al-Hadar, yang mana beliau tadi solat Subuh dengan berjemaah dan kembali ke keluarganya, dan mengimami solat Subuh dengan keluarganya, kemudian meminta untuk berkhidmat kepada ibunya, kemudian ternyata beliau sudah meninggal dunia.

Angkat darjatnya di sisimu ya Allah. Jadikan kuburannya sebagai taman-taman syurga. Lahirkan penerusi orang soleh. Mudah-mudahan rohnya di letakkan dalam Firdausi A'la. Dan Allah berikan keberkahan untuk keluarga dan anak-anaknya.

Mudah-mudahan dirahmati orang-orang yang mati di antara kita dan para hadirin. Dan orang yang wafat dari kaum Muslimin. Apabila mereka di dalam kenikmatan mudah-mudahan ditambah kenikmatannya. Barang siapa yang diazab di kuburnya, angkat azab dari kuburnya. Angkatlah azab daripada mereka. Maafkan mereka ya Allah. Berikan rahmat juga kepada kami apabila kami menyusul mereka.

Marilah kita masuk di dalam tentera Allah. Agungkanlah harapan kalian kepada Allah. Jangan pernah putus asa dari rahmat dan anugerah Allah. Jangan kalian putus asa dari kurnia Allah. Berserulah panggil Allah. Ucapkan bersama-sama:

Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah

Yakinlah bahawasannya Allah saat ini mendengar kalian dan menatap kalian. Kalian tidak akan dikecewakan apabila kalian berharap kepada Allah:

Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah

Sungguh Allah swt akan memberi. Dan akan mengampuni orang-orang yang berdosa. Allah lah yang bisa membantu kita di dunia dan di akhirat. Untuk diri kita dan keluarga kita dan seluruh siapa di antara kita. Dan semua yang ada di negeri kita dan seluruh Muslimin. Mintalah kepada Allah dan haraplah kepada Allah. Seru dan panggil namaNya dan mintalah kepadaNya. Maka kalian akan mendapatkan kemuliaan dan kurnia dengan doa kepada Allah.

Sungguh di dunia, jutaan orang mengemis kepada selain Allah. Dan kalian dimuliakan oleh Allah, kalian menadah hanya kepada Allah. Hulurkanlah tangan kalian kepada Allah. Hulurkan tangan kalian kepada Allah. Merendahlah di hadapan Allah. Begitu agungnya Tuhan kita Allah. Sungguh betapa dermawannya Allah.

Sesungguhmya Dia lah Allah, wahai kekasih kami. Dia adalah Allah, wahai saudaraku. Dia lah Allah, wahai saudara-saudara kami. Dia lah Allah, wahai yang mendengarku.

Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah
Ya Allahu Ya Allah

Kasihani dan rahmatilah kami dengan rahmat Mu ya Allah yang maha penyayang. Ya Allah berikanlah apa yang kami harapkan. Dan kabulkan hajat kami. Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kami. Dan berikan afiyah kepada orang-orang yang kau uji di antara kami. Kami mohon kepada Engkau husnul khatimah. Kesempurnaan dari husnul khatimah. Dan seagung-agung permintaan adalah husnul khatimah. Jadikanlah ucapan setiap individu dari kami ketika meninggal dunia, kalimat La ila ha illallah. La ila ha illallah. Dengan betul-betul mentahkikkan dengan hakikat kalimat La ila ha illallah. Dan kami terkumpul bersama di hari kiamat di dalam kelompok orang-orang yang sempurna di dalam ahli La ila ha illallah.

La ila ha illallah Muhamadur Rasulluh salallahualaih wa ala alihi wa sohbih wa salam fikulli lahdhatin abada adada khalqih waridho nafsih wa zinata arshih wa mida dakalimatih.

Al-Fatihah.

Kami memohon maaf kerana ceramah yang panjang ini. Namun apa yang kami sampaikan adalah bekal kalian untuk hari yang panjang kelak.

***


Rakaman tausiyah oleh Nabawi TV:
https://www.youtube.com/watch?v=GVkPJKBmKmA&t=2924s



No comments:

Post a Comment